Affandi (1907-1990) adalah salah satu pelukis maestro Indonesia yang dikenal di seluruh dunia berkat gaya ekspresionismenya yang unik. Alih-alih menggunakan kuas, Affandi lebih suka menumpahkan cat langsung dari tube-nya ke atas kanvas, lalu menggunakan jari-jarinya untuk menyapu, mencampur, dan membentuk objek. Teknik yang dikenal sebagai "plototan" ini memberikan tekstur yang luar biasa tebal (impasto) dan energi yang meluap-luap pada setiap karyanya. Karya-karyanya sering kali menampilkan matahari, wajahnya sendiri, serta objek-objek kehidupan sehari-hari masyarakat kelas bawah yang digambarkan dengan penuh empati. Pendekatan emosional ini mendobrak kebiasaan seni lukis akademis pada masanya, menjadikan Affandi sebagai sosok sentral dalam perkembangan seni rupa modern di Indonesia pasca-kemerdekaan.